4 April 2026
Tujuan Pembelajaran :
Mengetahui Apa itu Database .
Bagaimana cara konfigurasi database di Ubuntu 20.04 menggunakan MARIADB.
Materi Pembelajaran :
Database adalah sistem yang digunakan untuk menyimpan dan mengelola data secara ter struktur agar mudah diakses dan diperbarui. Dalam pembelajaran ini, praktik pengelolaan database dilakukan di sistem operasi Ubuntu 20.04.
Di dalam database, data disimpan dalam bentuk tabel yang terdiri dari baris dan kolom. Setiap tabel memiliki beberapa kolom dengan tipe data tertentu, seperti angka atau teks. Data dapat ditambahkan, ditampilkan, diubah, dan dihapus sesuai kebutuhan menggunakan perintah yang tersedia.
Cara Konfigurasi Database :
1. Install MariaDB
Perintah apt install mariadb-server mariadb-client itu dipakai buat install MariaDB Server sama MariaDB Client di Ubuntu, jadi sistemnya bisa dipake buat jalanin dan ngatur database MariaDB.
2. Cek Status MariaDB

Perintah systemctl status mariadb digunakan untuk mengecek kondisi layanan MariaDB di sistem Ubuntu, apakah sedang berjalan (active), berhenti (inactive), atau mengalami error. Dari perintah ini juga bisa kelihatan informasi tambahan seperti waktu layanan dijalankan dan pesan status terakhirnya.
3. Konfigurasi Kemanan MariaDB Awal

Setelah MariaDB berhasil diinstal, langkah berikutnya adalah mengamankan sistemnya dengan menjalankan perintah mysql_secure_installation. Perintah ini berfungsi untuk menambah keamanan MariaDB, seperti membuat atau mengganti password root, menghapus user anonim, menonaktifkan login root dari jarak jauh, menghapus database percobaan (test), serta me-refresh hak akses supaya database lebih aman dari akses yang tidak diizinkan, apalagi kalau dipakai di server produksi.
4. Login MariaDB
Di tahap ini dilakukan konfigurasi awal MariaDB dengan masuk ke shell MariaDB lewat perintah mysql -u root -p. Perintah ini dipakai buat login ke sistem database sebagai user root lewat terminal. Setelah berhasil masuk, administrator bisa bikin database baru, nambah user, dan mengatur hak akses sesuai kebutuhan.
5. Create Database
Selanjutnya dibuat database yang akan dipakai untuk menyimpan data pribadi siswa seperti nama lengkap, umur, kelas, dan alamat. Pertama, dibuat dulu databasenya dengan perintah CREATE DATABASE. Setelah itu dibuat user baru menggunakan CREATE USER, lalu user tersebut diberi hak akses ke database tadi dengan perintah GRANT ALL PRIVILEGES. Supaya semua perubahan hak akses benar-benar aktif, terakhir dijalankan perintah FLUSH PRIVILEGES.
6. Melihat Database
Setelah itu jalankan perintah show databases; untuk menampilkan semua daftar database yang ada di MariaDB dan memastikan database yang tadi dibuat sudah muncul.
Kemudian gunakan perintah use alipptekajee; untuk memilih database tersebut, supaya perintah SQL berikutnya bisa langsung dijalankan tanpa perlu menuliskan nama databasenya lagi.
7. Create Table
Pada tahap ini dibuat tabel pada database yang sudah dipilih, yaitu alipptekajee. Tabel daftar_mabar dibuat untuk menyimpan data pendaftaran pengguna yang nantinya masuk ke dalam sistem database.
Struktur tabel ini dirancang supaya bisa menampung data penting, seperti identitas pengguna lewat kolom ID yang bersifat unik dan bertambah otomatis, nama lengkap pendaftar, nama game yang dimainkan, jam bermain, serta alamat rumah. Dengan adanya tabel ini, penyimpanan dan pengelolaan data jadi lebih rapi dan mudah diatur.
Tabel tersebut dibuat menggunakan perintah SQL berikut:
CREATE TABLE daftar_mabar (
ID INT AUTO_INCREMENT PRIMARY KEY,
Nama_Lengkap VARCHAR(20),
Nama_Game VARCHAR(50),
Jam_Main VARCHAR(20),
Alamat_rumah TEXT
);
8. Memasukan Data

Langkah selanjutnya adalah memasukkan data ke dalam tabel daftar_mabar yang sudah dibuat sebelumnya. Proses ini dilakukan menggunakan perintah SQL INSERT INTO, yang digunakan untuk menambahkan data ke kolom-kolom yang terdapat di dalam tabel tersebut.
INSERT INTO daftar_mabar (Nama_Lengkap, Nama_Game, Jam_main, Alamat_rumah)
VALUES
('syaban', 'Genshin Impact', '13:00-16:00', 'Kranji, Bekasi'),
('jefri jengkol', 'Call of Duty Mobile', '22:00-01:00', 'Bintara, Bekasi'),
('baun', 'Valheim', '09:00-12:00', 'Kranji, Bekasi'),
('alepp', 'Apex Legends', '19:00-22:00', 'Bintara, Bekasi'),
('rapi', 'Teamfight Tactics', '15:00-18:00', 'Kranji, Bekasi');
Pada perintah yang ditampilkan pada gambar berikut, beberapa data dimasukkan sekaligus dalam satu kali eksekusi. Data yang diinput meliputi nama lengkap, nama game yang dimainkan, jam main, serta alamat rumah. Dengan menggunakan satu perintah untuk banyak data, proses pengisian tabel jadi lebih cepat dan praktis. Setelah perintah dijalankan, sistem menampilkan pesan bahwa data berhasil ditambahkan tanpa adanya error.
9 Pengujian dengan melihat daftar isi
Setelah proses konfigurasi dan penginputan data selesai, dilakukan pengecekan pada tabel daftar_mabar untuk memastikan seluruh data sudah tersimpan dengan benar. Pengecekan ini dilakukan menggunakan perintah SQL SELECT * FROM daftar_mabar; yang berfungsi untuk menampilkan semua data yang ada di dalam tabel.Hasil yang ditampilkan menunjukkan bahwa data seperti nama lengkap, nama game, jam main, dan alamat rumah sudah berhasil masuk dan tersimpan dengan baik di dalam database.
Kesimpulan :
Berdasarkan langkah-langkah yang telah dilakukan, mulai dari instalasi MariaDB, pengamanan sistem, pembuatan database alipptekajee, pembuatan tabel daftar_mabar, hingga proses input dan pengecekan data, semuanya dapat berjalan dengan baik tanpa kendala.
Database tersebut kini dapat digunakan untuk menyimpan data mabar seperti nama lengkap, nama game, jam bermain, dan alamat secara terstruktur, sehingga data menjadi lebih rapi, mudah dikelola, dan mudah dicek kembali saat diperlukan.
CREATED By : Muhammad Alif Nur Syifa
Kelas : XI TKJ B
Komentar
Posting Komentar