Apa itu FixedMindset dan GrowthMindset ?

 




15 November 2025

Pembahasan Fixed Mindset dan Growth Mindset :
Sebelum kita masuk ke pembahasan tentang apa itu fixed mindset dan growth mindset, penting buat kita tahu dulu kalau dua konsep ini pertama kali diperkenalkan oleh seorang psikolog bernama Carol S. Dweck. Dari hasil penelitiannya, beliau menemukan bahwa pola pikir seseorang punya pengaruh besar terhadap cara mereka belajar, berkembang, dan menghadapi tantangan. Jadi, sebelum kita ngomongin contoh-contohnya, kita paham dulu bahwa mindset bukan cuma soal teori, tapi bener-bener ngaruh ke cara kita sukses di sekolah, kerja, bahkan kehidupan sehari-hari.

Lalu Apa itu Fixed Mindset dan Apa itu Growth Mindset , berikut adalah penjelasan dari kedua Mindset tersebut : 

1. Fixed Mindset ( Pola Pikir Tetap )

Fixed mindset adalah pola pikir yang meyakini bahwa kemampuan, kecerdasan, dan bakat seseorang bersifat tetap dan tidak dapat berubah secara signifikan. Dalam pola pikir seperti ini, seseorang merasa bahwa kapasitas dirinya sudah ditentukan sejak awal, sehingga apa pun yang dilakukan tidak akan banyak mengubah hasil. Ketika menghadapi kesulitan, sering muncul pikiran bahwa tantangan tersebut tidak sesuai kemampuan, sehingga usaha menjadi berkurang atau bahkan berhenti sama sekali.

Dalam fixed mindset, kesalahan dianggap sebagai tanda bahwa seseorang tidak mampu, bukan sebagai bagian dari proses pembelajaran. Pola pikir seperti ini membuat individu cenderung menghindari tantangan, kurang berani mencoba hal baru, dan lebih mudah menyerah ketika situasi terasa berat. Fokus utama lebih tertuju pada penilaian orang lain, rasa takut gagal, serta keinginan untuk selalu terlihat bisa, daripada keinginan untuk berkembang.

Pola pikir ini juga membuat seseorang sulit menerima umpan balik, karena kritik dianggap sebagai serangan terhadap kemampuan diri, bukan sebagai kesempatan untuk memperbaiki kualitas. Jika dibiarkan, fixed mindset dapat membatasi potensi seseorang, karena proses belajar akan berhenti pada batas yang diciptakan oleh pemikiran sendiri.

Singkatnya, fixed mindset adalah pola pikir yang percaya bahwa kemampuan itu tetap dan tidak bisa berkembang, sehingga kesalahan sering dianggap sebagai tanda ketidakmampuan.

- Ciri Ciri Fixed Mindset

  1. Menganggap skill bersifat tetap atau tidak berkembang.
  2. Takut gagal karena menganggap kegagalan menunjukkan ketidakmampuan diri.
  3. Mudah kehilangan motivasi, terutama ketika tugas atau latihan mulai terasa sulit.
  4. Menghindari tantangan, lebih memilih hal yang sudah dikuasai agar tidak terlihat salah.
  5. Sensitif terhadap kritik, merasa kritik adalah serangan pribadi, bukan masukan.
- Contoh Fixed Mindset

  1. Saya gak bisa menghitung subnet IP dengan benar, jadi setiap kali ada soal subnetting saya langsung menyerah dan merasa kemampuan saya terbatas.
  2. Saya takut salah saat konfigurasi Mikrotik, sehingga saya lebih memilih untuk tidak mencoba dan membiarkan teman saya yang mengerjakan.
  3. Belajar command Linux terasa terlalu sulit untuk saya, sehingga saya sering menghindari latihan karena merasa tidak akan bisa menguasainya.
  4. Saya takut mencoba perintah baru di terminal karena khawatir akan membuat kesalahan yang fatal, sehingga saya jarang bereksperimen sendiri.
  5. Saya merasa mengatur IP routing terlalu rumit dan saya tidak akan bisa memahaminya, jadi saya cenderung mengabaikan materi ini dan tidak berusaha belajar lebih dalam.

2. Growth Mindset ( Pola Pikir Berkembang )

Growth mindset adalah pola pikir yang meyakini bahwa kemampuan, kecerdasan, dan keterampilan dapat berkembang melalui usaha yang konsisten, latihan yang tepat, serta kemauan untuk terus belajar. Dalam pola pikir ini, ketidakbisaan tidak dianggap sebagai batas akhir, melainkan sebagai titik awal untuk meningkatkan diri. Tantangan dipandang sebagai kesempatan untuk bertumbuh, bukan sesuatu yang harus dihindari.

Seseorang dengan growth mindset cenderung lebih terbuka terhadap umpan balik, berani mencoba hal baru, dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan. Kesalahan juga dilihat sebagai proses alami yang membantu memahami hal-hal yang sebelumnya belum dikuasai. Growth mindset membuat seseorang lebih fokus pada proses, bukan hanya hasil, sehingga perkembangan diri bisa berjalan lebih cepat dan lebih sehat.

Singkatnya, growth mindset adalah pola pikir yang percaya bahwa kemampuan bisa terus berkembang lewat usaha, latihan, dan kemauan untuk belajar dari kesalahan.

- Ciri Ciri Growt Mindset

  • Mau mencoba hal baru meskipun belum paham.
  • Melihat kesalahan sebagai proses belajar, bukan kegagalan.
  • Percaya kemampuan bisa berkembang kalau terus berusaha.
  • Tidak mudah menyerah saat menghadapi kesulitan.
  • Terbuka terhadap kritik dan masukan untuk memperbaiki diri.
- Contoh Growth Mindset

  1. Saya akan terus latihan menghitung subnet IP hingga benar-benar paham, karena saya percaya dengan latihan saya bisa meningkatkan kemampuan saya.
  2. Kalau konfigurasi Mikrotik saya salah, saya akan mencari tahu penyebabnya dan memperbaiki sampai berhasil, karena kesalahan adalah cara saya belajar.
  3. Saya belajar command Linux secara perlahan dan konsisten, mencoba satu perintah demi satu perintah, supaya lama-lama saya bisa menguasainya.
  4. Saya wajar jika mencoba perintah baru dan melakukan kesalahan, karena setiap error adalah kesempatan untuk memahami dan belajar lebih baik.
  5. Saya akan terus belajar dan praktik IP routing sampai benar-benar bisa mengatur jaringan dengan tepat, karena menghadapi tantangan adalah cara saya mengembangkan kemampuan.

Created By : Muhammad Alif Nur Syifa
XI TKJ B



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara konfigurasi Web Server Apache,Nginx,Wordpress Di Ubuntu 20.04 VirtualBox

Konfigurasi DNS Server di Ubuntu Server v20.04

Cara Konfigurasi Mail Server & WebMail Roundcube Di Ubuntu Server 20.04