Cara Konfigurasi DNS Server Di Ubuntu v20.04 Pnetlab
Oktober 14 , 2025
Tujuan Pembelajaran :
Mengetahui Apa itu DNS Server
Bagaimana Cara Mengkonfigurasi DNS Server Di Ubuntu v20.04 ( PnetLab )
Materi Pembelajaran :
DNS atau Domain Name System adalah sistem yang mengubah nama domain menjadi alamat IP agar komputer bisa terhubung ke jaringan. Misalnya, jika kita ingin mengakses alepptekajee.net komputer tidak langsung mengerti nama itu, tapi DNS server akan menerjemahkannya menjadi alamat IP, misalnya 10.141.108.199, sehingga koneksi bisa berjalan lancar.
DNS sangat berguna karena memudahkan kita mengingat nama website atau perangkat di jaringan tanpa harus hapal alamat IP. Selain itu, DNS juga mempercepat akses dan memungkinkan pengelolaan jaringan menjadi lebih mudah, misalnya menambahkan atau memblokir host tertentu. Dengan DNS, komunikasi antar komputer atau akses ke website menjadi lebih cepat, efisien, dan terkontrol.
Alat Dan Bahan :
- Aplikasi Vmware Player
- Ubuntu Server Dan Ubuntu Desktop di Dalam Pnet
Download yang Ubuntu Server 20.04 saja.
Langkah Langkah Konfigurasi DNS Server Di PnetLab menggunakan Ubuntu v20.04
1. Membuat Topologi
Langkah Awal dalam konfigurasi yaitu dengan meembuat topologi seperti dibawah ini.
2. Edit Docker
Dengan cara klik server nya lalu pilih menu edit , jika sudah masuk Servernya Diganti nama dengan nama Server 1.

Jika sudah mengganti nama selanjut nya yaitu dengan Ethernet nya diubah menjadi 3 , dan Eth 1 nya diisi dengan IP Static yang diambil dari IP yang sedang dipakai diubah dibagian oktet terakhirnya saja seperti dibawah ini 10.141.108.199/24, lalu di eth2 juga diisi IP Static dengan absen saya yaitu 13.13.13.1/24 , selanjutnya default route nya diisi dengan IP Gateway yang sedang dipakai, di DNS isi dengan 8.8.8.8 setelah itu save.

Dengan cara nyalakan server terlebih dahulu , jika sudah nyala double klik saja di servernya nanti akan terbuka terminal nya.
Jika sudah masuk ke terminal langkah awalnya yaitu dengan mengecek IP Address terlebih dahulu dengan perintah ip a.

Setelah test ping selanjut nya dengan meng update paket terlebih dahulu dengan perintah apt update , apt update berfungsi untuk memperbarui daftar paket di sistem agar mengetahui versi terbaru dari setiap paket yang tersedia.

Saat update telah selesai di lakukan , selanjutnya dengan mengsintall ssh dengan perintah apt install openssh-server. apt install openssh-server itu buat menginstall aplikasi server SSH di Linux, jadi server kamu bisa dikontrol atau diakses dari komputer lain lewat jaringan. Setelah terpasang, kamu bisa konfigurasinya lewat terminal atau aplikasi lain yang mendukung SSH.

3. Remote melalui CMD ( Install bind9 )
Jika sudah masuk di CMD dengan IP Server , Langkah selanjutnya yaitu dengan Install bind9 dengan perintah apt install bind9. apt install bind9 berfungsi untuk memasang BIND9, yaitu aplikasi DNS server. Dengan BIND9, server bisa mengubah nama domain menjadi alamat IP atau sebaliknya, sehingga perangkat di jaringan bisa mengakses nama domain dengan mudah.
4. Masuk Ke menu /etc/bind
Langkah selanjutnya dengan masuk /etc/bind untuk melihat file yang ada di dalam , dengan perintah cd /etc/bind lalu ls.
5. Edit file named.conf.local
Selanjut nya dengan mengedit named.conf.local dengan perintah nano named.conf.local , Perintah nano named.conf.local berfungsi untuk membuka dan mengedit file konfigurasi named.conf.local.
File nano named.conf.local ini digunakan oleh BIND9 (DNS server) untuk menambahkan konfigurasi zona domain yang ingin diatur oleh server DNS.
zone "alepptekajee.net"{
type master;
file "/etc/bind/alep";
};
zone "alepprensull.id"{
type master;
file "/etc/bind/alip";
};
zone "108.141.10.in-addr.arpa"{
type master;
file "/etc/bind/199";
};
ini isi zone nya , alepptekajee.net file nya dibuat yaitu alep itu domain pertama dan yang alepprensull.id domain kedua file nya itu dibuat yaitu alip, lalu dibagian in-addr.arpa itu diisi dengan IP Server tadi IP Server nya itu 10.141.108.199 IP itu dibalik diambil 3 oktet saja menjadi 10.141.108 nah yang 199 itu ditempatkan di difile paling bawah. jika sudah Ctrl + O enter untuk menyimpan lalu Ctrl + X untuk keluar dari mode edit.
6. Edit named.conf.options
Selesai mengedit file named.conf.local selanjutnya yaitu dengan mengedit file named.conf.options dengan perintah nano name.conf.options , Perintah ini berfungsi untuk mengedit IP gateway jaringan yang dipakai di bagian forwarders pada konfigurasi DNS server BIND9.
Perintah ini berfungsi untuk mengedit IP gateway jaringan yang dipakai di bagian forwarders pada konfigurasi DNS server BIND9.
7. Copy file alep , alip , dan 199
Mengcopy file alep , alip dan , 199 dengan perintah cp db.local alep untuk file alepptekajee.net , cp db.local alip untuk file alepprensull.id , serta cp db.127 199 untuk file in-addr.arpa.
Tujuan meng-copy file adalah agar file salinannya bisa diedit tanpa mengubah atau merusak file aslinya.
8. Edit File alep , alip , dan 199
Yang pertama edit domain pertama dengan file alep , yaitu dengan perintah nano alep.
Dibagian SOA ketik dengan domain pertama yaitu "alepptekajee.net" lalu di NS juga ketik domain pertama "alepptekajee.net", di A masukan IP Server yaitu 10.141.108.199. jika sudah Ctrl + O enter untuk menyimpan Ctrl + X untuk keluar dari mode edit
Yang kedua mengedit domain kedua dengan file alip , yaitu dengan perintah nano alip.
Dibagian SOA ketik dengan domain kedua yaitu "alepprensull.id" lalu di NS juga ketik domain pertama "alepprensull.id", di A masukan IP Server yaitu 10.141.108.199. jika sudah Ctrl + O enter untuk menyimpan Ctrl + X untuk keluar dari mode edit.
Yang terakhir atau yang ketiga mengedit in-addr.arpa dengan file 199 , yaitu dengan perintah nano 199.
di bagian SOA ketik dengan domain pertama yaitu "alepptekajee.net" lalu di NS juga ketik domain pertama "alepptekajee.net", di PTR masukan nama domain pertama juga , dibagian depan nya diubah menjadi 199 jika sudah Ctrl + O enter untuk menyimpan Ctrl + X untuk keluar dari mode edit.
9. Edit file resolv.conf
Edit file resolv.conf denga perintah nano /etc/resolv.conf.
ini berfungsi untuk mengedit pengaturan DNS resolver jaringan agar sistem tahu ke server mana harus mengirim permintaan pencarian nama domain. Isi seperti dibawah ini :
- search alepptekajee.net ( nama domain pertama )
- name server 10.141.108.199 ( IP Server )
- name server 8.8.8.8
Jika sudah Ctrl + O enter untuk menyimpan Ctrl + X untuk keluar dari mode edit.
10. Install dnsutils
Install dnsutils itu dengan perintah apt install dnsutils,
Fungsi apt install dnsutils adalah untuk memasang alat yang dipakai ngecek dan mengetahui alamat website atau DNS server, seperti dig dan nslookup.
11. Install git
Langkah berikutnya yaitu install git dengan perintah apt install git.
Git adalah alat untuk melacak perubahan file atau kode proyek. Bisa membuat cabang terpisah untuk fitur baru sebelum digabung ke proyek utama. Memasang Git di Ubuntu memudahkan mengelola kode dan proyek secara rapih.
12. Konfigurasi WSL2
Pertama, perintah git clone mengambil repository yang berisi script konfigurasi dari GitHub ke direktori lokal. Kedua, perintah bash menjalankan script tersebut untuk secara otomatis menginstal dan mengatur paket serta pengaturan yang dibutuhkan di Ubuntu WSL2, termasuk pembaruan sistem dan instalasi dependensi.
13. Restart bind9
Restart bind9 dengan perintah “systemctl restart bind9.service” dan jika sudah direstart bisa lakukan perintah “systemctl status bind9.service” untuk melihat status bind9 sudah berjalan atau tidak.
Dapat dilihat status nya running berarti system berjalan.
14. Uji Coba konfigurasi ( Ping,Nslookup,Dig )
Jika sudah melakukan semua konfigurasi seperti langkah-langkah sebelumnya, maka bisa lakukan tahap uji coba konfigurasi untuk melihat apakah semua konfigurasi yang dilakukan telah berhasil atau tidak, berikut uji cobanya :
Reply dua duanya yang berarti berhasil.
- Test Nslookup
Dapat dilihat name dan address nya muncul di dua domain tersebut menandakan berhasil.
- Test Dig
Dig alepptekajee.net
Dig alepprensull.id
Dapat dilihat juga dig dua domain berhasil semua yang ditandai dengan ANSWER SECTION muncul name domainnya dan IP Server , sampai disini konfigurasi DNS Server telah selesai dilakukan.
Kesimpulan:
Konfigurasi DNS server di PNetLab meliputi instalasi BIND9, menyalin file template untuk zone, pengaturan file named.conf.options, named.conf.local, dan zone file, serta pengaturan resolv.conf. Setelah itu, dilakukan pengujian menggunakan ping, nslookup, dan dig. Dengan langkah-langkah ini, perangkat dalam jaringan bisa menerjemahkan nama domain atau host menjadi alamat IP, sehingga komunikasi dan pengujian jaringan berjalan lancar.
Creaated By : Muhammad Alif Nur Syifa
XI TKJ B




Komentar
Posting Komentar