LAB 1.7 MANAGEMENT IDENTITY DAN USER DI MIKROTIK
TUJUAN PEMBELAJARAN
- Cara konfigurasi identity & user mikrotik di PnetLab
LANGKAH LANGKAH :
1.) Beri identitas Router
- Buka Terminal atau CLI untuk mengkonfigurasi awal yaitu memberi identitas si Router dengan Perintah "system identity set name=( nama untuk identitas Router kalian )". lalu kalian klik ENTER.
- Perintah system identity set name= digunakan untuk mengganti nama router Mikrotik agar mudah dikenali, terutama saat mengatur atau mengelola beberapa perangkat di jaringan.jika tidak diberi identitas maka saat melakukan konfigurasi yang routernya lebih dari satu dan terkoneksi di jaringan yang sama, maka akan suka tertukar dengan router yang ingin di konfigurasi.
2.) Melihat User Print
- Disini kita melihat user yang terdapat pada router Mikrotik dengan perintah "User print" atau bisa juga disingkat menjadi "User Pr"
- User yang terdaftar pada konfigurasi awal di router Mikrotik adalah User "admin" dan juga user tersebut memiliki akses full yang dimana bisa memiliki akses penuh pada sistem dan juga semua fitur.
- Dalam Mikrotik, saat kita ketik perintah user group print, akan muncul daftar group user beserta jenis aksesnya. Umumnya ada tiga jenis akses utama yaitu "Read","Write",Dan "Full" , Berikut Sedikit penjelasan 3 akses tersebut :
- Read : User dengan akses read hanya bisa melihat konfigurasi, tapi tidak bisa mengubah apapun. Cocok untuk monitoring atau belajar tanpa risiko salah ubah.
- write : User dengan akses write bisa melihat dan mengubah konfigurasi, tapi tidak bisa menjalankan perintah sensitif seperti reboot atau mengatur script tertentu.
- full: User dengan akses full punya hak akses penuh, bisa melihat, mengubah, menghapus, bahkan melakukan reboot dan konfigurasi sistem secara menyeluruh.
- Untuk menambahkan user bisa menggunakan perintah "user add name=(nama) group=(akses yang ingin diberikan) password=(masukkan password yang diinginkan)". Pastikan saat menambahkan user harus diingat password serta username nya agar dapat mengakses perangkat router Mikrotik.
- Melakukan verifikasi setelah konfigurasi adalah langkah penting untuk memastikan bahwa semua pengaturan sudah benar dan sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Tanpa pengecekan ulang, kesalahan seperti memberikan akses penuh kepada user yang seharusnya hanya memiliki akses terbatas bisa saja terjadi. Jika setelah dicek semuanya sudah sesuai, kamu bisa langsung mencobanya dengan logout dari user aktif menggunakan tombol "Ctrl + D".
5.) Hasil Konfigurasi
Setelah semua proses konfigurasi selesai, langkah selanjutnya adalah memastikan hasilnya sudah sesuai dengan tujuan. Hal ini bisa dilakukan dengan mencoba login langsung ke perangkat MikroTik dan melihat apakah semuanya sudah berjalan sebagaimana mestinya.
- Hasil login menggunakan User ALEPP Dengan Password ( 1234 )
- Hasil login menggunakan User ALIFF Dengan Password ( 12345 )
- Hasil login menggunakan User KALEP Dengan Password ( 123456 )
Jadi konfigurasi yang telah dilakukan sudah berhasil dan juga seusai dengan keinginan, jika masih bingung sudah masuk ke user atau belum bisa lihat seperti pada gambar yang diberi kotak warna merah , atau akan muncul nama username dibelakang nama identitas Router.
Kesimpulan:
Manajemen identity dan user di MikroTik berfungsi untuk memudahkan mengenali perangkat dan mengatur hak akses pengguna. Dengan mengganti identity, kita bisa membedakan tiap router. Sementara pengelolaan user dan grup memungkinkan pembatasan akses sesuai kebutuhan, sehingga sistem lebih aman dan terkontrol.
Manajemen identity dan user di MikroTik berfungsi untuk memudahkan mengenali perangkat dan mengatur hak akses pengguna. Dengan mengganti identity, kita bisa membedakan tiap router. Sementara pengelolaan user dan grup memungkinkan pembatasan akses sesuai kebutuhan, sehingga sistem lebih aman dan terkontrol.
Created By : Muhammad Alif Nur Syifa
J












Komentar
Posting Komentar